jump to navigation

Internet, Oh Internet April 6, 2007

Posted by diarybiru in Gudang Kata.
trackback

Pertama kenal internet, bukan sejarah baik buat saya. Jika yang lain menggunakan internet untuk browsing tugas-tugas kuliah atau sekolah, afiliasi, kerja, dsb. Saya pertama kali menggunakan internet untuk chatting. Walau sebelumnya juga pernah browsing, itu pun buka Yahoo untuk membuat account Yahoo messenger. hehehe… Norak memang.

Lalu, saya mulai browsing dengan referensi situs-situs dari teman chat. Itupun sekedar baca artikel dan hal-hal sepele lainnya. Pelan, akhirnya merambah pengetahuan tentang dunia blog. Blog yang pertama kali saya buat di Friendster. Setelah itu, Multiply, Blogger, Yahoo Geocities, entah apalagi, dan kini di WordPress.

Sebenarnya sudah lama saya terkejut. Mulai saat chat, saya bertemu kalangan ikhwan akhwat. Waktu itu saya masih awam sekali dengan internet. Yang saya pikir : Oh… ikhwan akhwat suka chat juga toh rupanya. Setelah punya akon FS ( friendster), ternyata dominasi kalangan ikhwah juga berjibun. Tak sedikit yang mengupload foto-foto mereka. Dari yang sendiri, pribadi, berdua dengan teman, bertiga, berempat, beramai-ramai, acara keluarga,  sampai acara DPRa, DPC, DPD pun diikutsertakan.

Maksudnya apa yah? Dulu waktu saya mengupload foto saya, alasannya karena posenya sedang bagus, enak dilihat, agar komunikasi lancar dan alasan lain ala ABG. Tapi seorang sahabat dekat menyarankan, jangan. Katanya : “untuk apa? emang mau cari jodoh?.” Wah, jadi malu saya. Tapi, lanjutnya : “kecuali kalau berame-rame, gak apa deh dipasang.” Loh, ada tapinya ternyata (hehhe).   Mungkin maksudnya, kalau berame-rame tidak bisa tertebak yang mana diri saya. Selain itu saya masih sendiri, agak bahaya juga. Gimana kalau ada yang naksir?? kan repooot. Kalau sudah berkeluarga lebih repot! gimana kalau ada yang minta dipoligami?? (hahaha).

VMJ via internet? Jangan ditanya deh. Saya rasa sudah bisa jawab sendiri. Lewat pengalaman yang diceritakan teman, atau mungkin mengalami sendiri?. Lucunya, para ikhwah juga tak sedikit yang terlibat dalam kasus ini. Tidak percaya? Buktikan aja!. Bahkan banyak juga yang berhasil menikah dengan jasa pak Interneed (internet) ini. Kok saya tahu? Karena sudah dapat bukti (hahaha)

Itu bisa terjadi dengan berbagai alasan. Entah dibuat-buat, atau benar-benar dirasakan dalam hati. Mulai dari ketertarikan dalam forum diskusi, asyiknya debat dichat room, sampai dekatnya candaan di private message. Pakai segala curhat-curhatan masalah harian. Bahkan tertarik karena kepiawaian si ukhti memainkan game online (ceritanya ini ikhwah yang maniak game. Adakah?).

Lemahnya hati saat terjebak cinta, ditambah sarana yang mendukung untuk berani mengungkapkannya. Memang mudah terjadi dalam kontak internet. Siapa yang ngga berani? wong tinggal mengetik kata yang terpendam dihati, send! tinggal menunggu respon si ukhti. Kalau dia setuju, jalan terus. Nikah!. Kalau ngga mau? tenang saja…ketemu juga belum!

Semua diciptakan berpasangan. Setiap kita sudah tahu itu. Ada kekurangan, ada pula kebaikan. Internet disamping kelemahan-kelemahannya, juga tersimpan manfaat yang tiada tara. Ya, bayangkan saja betapa banyak info, berita, tips, wahana pendidikan, dan lain sebagainya ada disini. Untuk itulah, disamping hal minus yang tak sengaja kita lakukan melalui internet, tunjukkanlah betapa kita mampu mendapat sesuatu yang berharga dari media ini. Kumpulkan sedikit demi sedikit ilmu yang berhamburan disini.

DiaryBiru-Jkt

Comments»

1. Badui - July 21, 2007

Gw sepakat.

2. diarybiru - July 25, 2007

sepakat dengan yang mana nih bang…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: