jump to navigation

Get Lazy Time – i Hate it! July 25, 2007

Posted by diarybiru in Gudang Kata.
trackback

Ya Allah… nyaris lupa punya blog di WP. Bahkan blog di MP pun hampir terlupakan. Ternyata tidak mudah menjaga spirit untuk tetap mengurus blog. Kadang bosan menghadang, tak jarang letih mendera saat hendak membuat tulisan, ataupun sering… rasa malas menyusup, akhirnya melemahkan diri untuk sekedar log in ke blog ini. Atau menengok pun tidak.

Itu perasaan saya. Pemilik blog ini. Apalagi yang membaca? duuh…afwan. Pikir-pikir, kok tulisannya tidak tambah. Alih-alih bagus dan enak dibaca. Hiks….

Mungkin, saat ini belum bisa berbuat banyak untuk blog ini. Kesibukan merampas waktu, terjebak dalam rutinitas yang kadang membosankan, pagi, siang, malam… Kerja, kerja, kerja…

Ibadah? kenapa ibadah tidak saya tuliskan? kenapa ibadah harus saya tuliskan? tidak! Memangnya ibadah turut merampas waktu? memangnya ibadah layak disebut rutinitas membosankan? ah, saya rasa tidak.

Ketika rasa malas menyerang aktifitas ibadah pun, saya rasa tidak patut lantas mengatakan ibadah adalah hal yang membosankan. Bukankah, dari situ…kita belajar bagaimana membuat ibadah kembali semangat. Bukankan disitu, dari keberhasilan menegakkan kekuatan ibadah nantinya terasa nikmatnya kepuasan berkomunikasi ke “atas”.

Bagaimana ketika kita berhasil bangkit dari ketidakberdayaan beribadah. Bagaimana kita berhasil melawan kemalasan yang mendera. Itu sebuah perjuangan tentu namanya. Perjuangan yang tidak bisa dibilang ringan. Yang ketika kita temukan solusinya, dan kemudian kita segar lagi, itu sangat membahagiakan.

Disitulah kenapa saya bilang tidak layak disebut membosankan. Karena begitu banyak seninya. Begitu banyak caranya, agar kita kembali jaya. Apatah lagi semua yang kita lakukan adalah perjuangan ibadah. Pastilah sejak jalan semula sudah dibataskan balasan pahalanya. Tidak ada yang sia-sia dan membosankan bukan?

Lagi pula, siapa yang boleh bosan dengan ibadah? Sedang Allah sendiri tidak butuh ibadah kita!

Ya! kita! kita yang sebenarnya butuh atas ibadah! Jadi, sangat mungkin bukan? ketika saya tidak setuju dengan pernyataan bahwa ibadah itu membosankan.

Sejujurnya. Saat ini… ditengah kesibukan ini, ditengah letih melanda ini, saat inilah…rasa malas berlomba merasuki diri. Dengan alasan lelah bekerja, istirahat sebentar, jangan zolim dengan badan, dan 1000 tipuan syetan lainnya, sungguh kuat mencabut tulang-tulang penyangga semangat. Malas…malas…malas…

Yup! saya sedang malas! dan saya benci itu! Dua hal yang saya benci belakangan ini. MALAS dan GAME OVER! Maka karena saya benci, oleh itulah saya harus berjuang melawannya. Harus berjuang mengembalikan stamina ibadah saya. ALLAHU AKBAR!

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: